BABELTIMES.CO, Bangka – Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) dari Program Studi Manajemen dan Teknik Mesin menggelar project kuliah dengan “Bermain Bersama, Berbeda Tidak Jadi Penghalang” di SD Negeri 14 Merawang pada Kamis 13 November 2025 lalu.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pembelajaran Berbasis Proyek pada mata kuliah Pendidikan Pancasila yang bertujuan untuk memperkenalkan nilai toleransi kepada siswa sejak usia dini.
Kegiatan yang dipandu langsung oleh ketua koordinator Juniver dimulai dari penyampaian materi mengenai makna toleransi.
Kemudian dilanjutkan dengan permainan “estafet kardus”, sebuah permainan yang dirancang untuk melatih sikap kerja sama tanpa membeda-bedakan kemampuan maupun latar belakang siswa.
Dalam permainan ini, para siswa harus bekerja sama mengoper kardus secara berantai hingga mencapai garis akhir. Kekompakan menjadi kunci utama agar kelompok mereka tidak terputus.
Ketua Koordinator, Juniver, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana menanamkan nilai kebersamaan sejak dini.
“Kami ingin siswa memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk membatasi pertemanan. Justru, saat kita bekerja sama, semua perbedaan dapat menciptakan kekuatan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan nilai toleransi pada diri siswa dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun lingkungan pertemanan.
“Pesan utama yang ingin disampaikan adalah bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk bermain bersama,” ujarnya.
Kolaborasi dua prodi ini juga memberikan pengalaman belajar bagi Mahasiswa. Setiap anggota memiliki tugas berbeda, namun saling mendukung dalam pelaksanaan kegiatan.
Salah satu siswa kelas 5 turut mengapresiasi pelaksanaan proyek yang dilakukan oleh mahasiswa untuk melatih kekompakan dan kebersamaan antar siswa.
“kegiatan ini sangat seru, pesan saya semoga kegiatan ini masih terus berlanjut,” ujar siswa tersebut.
Penulis: Raisyaa (Mahasiswa Universitas Bangka Belitung)









