BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) menyalurkan bantuan 3 unit drone sprayer pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya tanaman pangan, Selasa 14 April 2026.
Bantuan tersebut diserahkan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) kepada Brigade Pangan sebagai pengelola sementara. Penggunaan drone ini difokuskan untuk membantu petani dalam kegiatan pemupukan dan penyemprotan agar lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran.
Kepala DPP Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, bantuan ini merupakan langkah awal modernisasi pertanian di daerah. Dengan teknologi drone, pekerjaan di lahan sawah yang sebelumnya membutuhkan waktu lama kini dapat dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.
“Drone sprayer ini sangat membantu petani, terutama dalam pemupukan dan penyemprotan. Harapannya produktivitas pertanian di Bangka Selatan bisa meningkat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, adapun distribusi bantuan dilakukan ke beberapa wilayah, yakni dua unit untuk Desa Rias dan satu unit untuk wilayah Pulau Besar, Desa Batu Betumpang.
Saat ini, para operator atau pilot drone telah mengikuti pelatihan selama satu minggu di Jakarta. Mereka kini tengah melakukan tahap persiapan dan penyesuaian di lapangan agar dapat mengoperasikan alat secara optimal sesuai kondisi wilayah setempat.
Ia juga mengatakan, pemerintah daerah sendiri juga berencana membuka akses penggunaan drone bagi petani secara luas. Namun, hal tersebut akan dilakukan setelah melalui evaluasi teknis serta pembahasan bersama kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), dan pengelola alat terkait mekanisme penggunaan dan sistem sewa.
“Untuk tarif penggunaan masih kita kaji. Kita ingin memastikan bahwa biaya yang ditetapkan nantinya tidak memberatkan petani,” jelasnya.
Ke depan, ia berharap adanya tambahan bantuan drone dari Kementan RI. Saat ini terdapat sekitar 25 Brigade Pangan di Bangka Selatan, sehingga masih dibutuhkan puluhan unit tambahan untuk mendukung operasional secara menyeluruh.
“Ini baru tahap awal. Kita berharap ke depan ada tambahan bantuan sehingga seluruh Brigade Pangan bisa mendapatkan fasilitas yang sama,” pungkasnya. (SA/DY)









