BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membangun gerbang kota Toboali di wilayah Desa Bikang Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.
Gerbang Kota yang berarsitektur Udang akan mulai dikerjakan pada bulan Juni 2023 mendatang. Desain yang instagramable siap menyambut dan menggoda siapapun yang berkunjung ke Toboali untuk berhenti dan berswafoto.
Dibawah kepemimpinan Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dan Wakil Bupati Debby Vita Dewi, Bangka Selatan akan segera memiliki spot kebanggaan yang tak kalah cantik, yaitu Gerbang Kota Toboali.
Kepala Dinas PUPR melalui Kabid Cipta Karya Yudi Siswanto, mengatakan, Gerbang Kota Toboali yang akan dibangun di Desa Bilang Kecamatan Toboali dalam waktu dekat akan masuk dalam tahap pengerjaan.
“Jika tidak ada kendala, kita targetkan Juni pengerjaan fisik-nya sudah dimulai,” kata Yudi Siswanto, Rabu 26 April 2023.
Ia mengatakan, sejak berdiri sampai saat ini Kabupaten Bangka Selatan termasuk Kota Toboali memang belum memiliki gerbang kota layaknya wilayah lain di Bangka Belitung bahkan Indonesia.
Oleh karena itu, lanjut Yudi, Bupati Riza menempatkan penataan wajah Kota Toboali sebagai salah kebijakan pembangunan strategis, disamping penuntasan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Pembangunan gerbang Kota Toboali ini, bukan satu-satunya kegiatan untuk mempercantik Bangka Selatan. Terdapat beberapa kegiatan lain yang dilakukan untuk tujuan tersebut seperti Revitalisasi Tugu Simpang Nanas Toboali, Pembangunan Pedestrian Sudirman, Kolong Bakung lanjutan,” ujarnya.
Yudi mengungkapkan, penataan wajah kota dan pembangunan gerbang kota merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sebagai daerah Key Tourism Area (KTA) yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
“Dibawah kepemimpinan Bupati Riza Herdavid dan Wakil Bupati Debby, pembangunan dan penataan wajah kota di berbagai wilayah di Bangka Selatan semakin masif dilakukan, mengingat Bangka Selatan ditetapkan sebagai daerah Key Tourism Area (KTA),” pungkasnya. (Rusdi)









