Menu ✖

Mode Gelap
 

Bangka Selatan · 17 Sep 2025 19:12 WIB ·

Pemkab Basel Gelar HLM Pengelolaan Keuangan Daerah


 Pemkab Basel Gelar HLM Pengelolaan Keuangan Daerah Perbesar

BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar High Level Meeting (HLM) Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2025, Rabu 17 September 2025.

Kegiatan dengan tema “Implementasi Elektronifikasi Transaksi Keuangan Pemerintah Daerah” berlangsung di Ruang Pertemuan Gunung Namak, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan.

Sekretaris Daerah Hefi Nuranda mengatakan, digitalisasi transaksi keuangan merupakan aspek penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keandalan pengelolaan keuangan daerah.

“Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital yang terus berlanjut, digitalisasi transaksi keuangan menjadi krusial dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang cepat, efisien, akurat, serta transparan,” katanya.

Ia mencontohkan penerapan SP2D online yang terintegrasi dengan sistem Bank RKUD (Bank Sumsel Babel). Inovasi ini memungkinkan pelayanan pencairan tetap dapat dilakukan meskipun pada hari libur kerja, sehingga lebih efisien dan akurat.

Selain itu, lanjutnya, digitalisasi juga meningkatkan transparansi dengan sistem keuangan terintegrasi yang mampu memantau setiap transaksi.

“Melalui sistem ini, OPD dapat merekam data kontrak belanja daerah serta rencana pencairan, sementara BUD dapat lebih awal merencanakan cash flow sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Dirinya menekankan pentingnya inovasi ke depan, di antaranya melalui penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 79 Tahun 2022.

Sementara di sisi penerimaan daerah, Pemkab Basel telah menerapkan pembayaran pajak dan retribusi menggunakan QRIS, seperti untuk PBB-P2, jasa pelayanan kesehatan, hingga retribusi sampah.

“Ke depan, kanal QRIS ini akan diperluas ke berbagai sektor penerimaan daerah lainnya, sekaligus menjadi pintu masuk ekosistem digital bagi UMKM dalam mendukung inklusi ekonomi dan keuangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hefi menegaskan bahwa digitalisasi transaksi keuangan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Digitalisasi adalah tools untuk mencapai tujuan strategis kita. Oleh karena itu, kompetensi digital, keamanan, serta privasi data harus terus kita jaga dalam setiap langkah,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan digitalisasi transaksi keuangan di Kabupaten Bangka Selatan.

“Bersama, kita dapat mewujudkan pengelolaan keuangan yang cepat, efisien, akurat, dan akuntabel demi pelayanan publik yang lebih baik serta kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bangka Selatan Gelar Donor Darah

21 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Ngopi Bareng Warga, Polres Bangka Selatan Ajak Jaga Kamtibmas

21 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Pemkab Bangka Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah Tekan Inflasi

21 Oktober 2026 - 11:38 WIB

PDI Perjuangan Basel bersama Rudi Center Salurkan 5 Ton Beras dan Gelar Operasi Katarak Gratis

9 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Owner Cozy Mart Toboali Bagikan Air Bersih Kepada Masyarakat di Sukadamai Terdampak Kemarau

17 September 2026 - 17:02 WIB

Kabel Menjuntai Ganggu Pengguna Jalan, Diskominfo Basel Minta Provider Segera Lakukan Penataan

10 September 2026 - 10:36 WIB

Trending di Bangka Selatan