Menu

Mode Gelap
 

Bangka Selatan · 12 Mar 2026 13:45 WIB ·

Pengawasan Pangan dan Obat Terbaik, Bangka Selatan Dapat Dua Penghargaan BPOM


 Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda menerima penghargaan yang diberikan oleh BPOM Pangkalpinang, Rabu 11 Maret 2026. (Foto: babeltimes.co/Ho-Diskominfo Basel) Perbesar

Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda menerima penghargaan yang diberikan oleh BPOM Pangkalpinang, Rabu 11 Maret 2026. (Foto: babeltimes.co/Ho-Diskominfo Basel)

BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima dua penghargaan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang atas capaian kinerja terbaik dalam pengawasan obat dan makanan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPOM Pangkalpinang, Agus Riyanto, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, yang mewakili Bupati Bangka Selatan, di ruang kerja Sekda Bangka Selatan, Rabu 11 Maret 2026.

Dua penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan meliputi penghargaan sebagai pemerintah daerah penerima Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Kesehatan (DAK BOK) Non Fisik BPOM dengan capaian output dan realisasi anggaran tertinggi pada Tahun Anggaran 2025.

Selain itu, Bangka Selatan juga meraih penghargaan sebagai kabupaten/kota dengan nilai tertinggi di Pulau Bangka dalam Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) Tahun 2025.

Kepala BPOM Pangkalpinang, Agus Riyanto, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam meningkatkan pengawasan obat dan makanan serta menjaga keamanan pangan di daerah.

“BPOM Pangkalpinang mengapresiasi Kabupaten Bangka Selatan atas hasil penilaian mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman dengan nilai tertinggi se-Pulau Bangka, yaitu 62,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja Pemkab Bangka Selatan dalam pelaksanaan Dana Alokasi Khusus BPOM Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, realisasi anggaran program tersebut mencapai 94 persen dengan realisasi output sebesar 100 persen, sehingga menjadi yang tertinggi di Pulau Bangka.

Ia menambahkan, BPOM Pangkalpinang akan terus memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam rangka penilaian mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026 agar capaian nilai dapat terus meningkat.

Selain itu, BPOM Pangkalpinang juga memberikan apresiasi atas langkah Pemkab Bangka Selatan yang telah menerbitkan surat edaran terkait larangan pemberian antibiotik tanpa resep dokter sebagai upaya meningkatkan keamanan penggunaan obat di masyarakat.

Sementara itu, Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan BPOM Pangkalpinang kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama dan komitmen berbagai pihak dalam meningkatkan pengawasan obat dan makanan serta menjaga keamanan pangan bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam upaya mewujudkan keamanan pangan dan pengawasan obat yang lebih baik bagi masyarakat Bangka Selatan,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara BPOM dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dapat terus terjalin guna memperkuat pengawasan obat dan makanan serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Bangka Selatan Matangkan Persiapan Pemberangkatan Jamaah Calon Haji 2026

28 April 2026 - 14:16 WIB

OJK Gandeng Pemkab Basel, Terasi Dibidik Cetak Rekor MURI

27 April 2026 - 18:51 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah 2026, Pemkab Basel Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembangunan

27 April 2026 - 18:47 WIB

Komisi II DPRD Basel Kawal Progres Perbedaan Harga TBS Sawit untuk Kesejahteraan Petani

23 April 2026 - 17:39 WIB

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Arsip, Pemkab Basel Gelar Bimtek Kearsipan Berbasis SRIKANDI

21 April 2026 - 21:31 WIB

Wabup Bangka Selatan Lantik 26 Pejabat Fungsional, Tekankan Pelayanan

21 April 2026 - 21:26 WIB

Trending di Bangka Selatan