BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, serta mensosialisasikan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Senin 25 Mei 2026.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, mengatakan, bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk merefleksikan semangat persatuan bangsa yang berawal dari lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.
“Semangat Kebangkitan Nasional menjadi tonggak lahirnya kesadaran berbangsa dan perjuangan bangsa saat ini tidak lagi hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga melalui pemikiran, organisasi, serta diplomasi untuk mewujudkan kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa tantangan bangsa kini telah bergeser ke arah kedaulatan informasi dan transformasi digital. Tema Harkitnas Tahun 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, disebut menjadi pengingat pentingnya menjaga generasi muda sebagai pondasi masa depan bangsa.
“Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto juga disebut terus mendorong berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, pemerintah turut memperkuat perekonomian desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.
“Sementara dalam bidang digital, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap perlindungan generasi muda melalui penerapan PP TUNAS atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. Kebijakan tersebut mengatur penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang aman dan sehat,” jelasnya.
Kemudian, Ia juga mensosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Ia mengajak seluruh perangkat daerah dan ASN untuk ikut menyukseskan pelaksanaan sensus yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juli hingga Agustus 2026.
“Sensus Ekonomi Tahun 2026 ini sangat penting sebagai dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi ke depan. Untuk itu saya mengajak seluruh ASN dan perangkat daerah agar mendukung serta berpartisipasi aktif sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat, valid, dan berkualitas,” ujarnya. (Arif/BT)









