Menu ✖

Mode Gelap
 

Bangka Selatan · 22 Mei 2025 21:05 WIB ·

DSPPPA Bangka Selatan Gencarkan Program Bersinar, Ini Tujuannya


 DSPPPA Bangka Selatan Gencarkan Program  Bersinar, Ini Tujuannya Perbesar

BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Bangka Selatan terus menggencarkan program penjangkauan, pembinaan, dan advokasi sosial terhadap anak-anak sebagai upaya konkret dalam mencegah permasalahan sosial yang semakin kompleks, khususnya di era digital.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan meluncurkan program inovatif bertajuk BERSINAR (Bergerak Siapkan Anak Pintar).

Program ini merupakan strategi terintegrasi untuk membina dan melindungi anak-anak dari berbagai permasalahan sosial, baik sebagai korban maupun pelaku.

Kegiatan ini tidak hanya menyasar anak-anak di jenjang pendidikan dasar, tetapi juga anak-anak yang berada di luar sekolah.

Hingga Mei 2025, DSPPPA telah mengunjungi dan membina enam sekolah dengan materi pembinaan mencakup penguatan pemenuhan hak anak, pencegahan bullying, serta edukasi kecerdasan bermedia digital.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, DSPPPA Bangka Selatan menggelar sosialisasi di SMP Negeri 1 Toboali dengan mengangkat isu bullying dan pemanfaatan informasi digital secara benar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial PPPA, Sumindar, Kepala UPTD PPPA Giri Pamungkas, dan Kabid PPPA Dian Novikasari. Kegiatan berlangsung dalam tiga sesi utama: tantangan generasi muda di era digital, pengaruh bullying terhadap kesehatan mental anak, dan pemenuhan hak-hak anak.

Kegiatan dilaksanakan secara hangat dan dialogis, agar materi mudah dipahami siswa. Peserta terdiri dari pengurus OSIS serta perwakilan kelas VII dan VIII.

Kepala SMP Negeri 1 Toboali menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara rutin, sebagai upaya menjadikan sekolah ramah anak dan memperkuat posisi Bangka Selatan sebagai Kabupaten Layak Anak.

Menurut Sumindar, data inventarisasi menunjukkan bahwa persoalan anak di Bangka Selatan umumnya disebabkan oleh paparan informasi digital tanpa filter, pergaulan bebas tanpa kontrol, disharmoni keluarga, dan kemiskinan.

“Jika kita tidak saling peduli, maka masa depan generasi penerus sangat terancam,”ujar Sumindar diruang kerjanya, Kamis (22/5/2025).

Program BERSINAR akan dilaksanakan hingga Desember 2025 dan ditargetkan menjangkau minimal 60 persen sekolah tingkat SD dan SMP di Bangka Selatan. Peta pembinaan juga akan disampaikan ke Dinas Pendidikan guna memperkuat koordinasi antar instansi. Semua kegiatan dilakukan secara gratis dan hasil pelaksanaannya akan dievaluasi setiap bulan sebagai bagian dari penilaian kinerja bidang.

Sumindar juga meminta Kabid PPPA dan UPTD PPPA segera menyusun perangkat pelaksanaan kegiatan agar inovasi ini berjalan dengan maksimal.

“Harapan kami, seluruh sekolah di Kabupaten Bangka Selatan menjadi lingkungan yang bebas perundungan, ramah anak, serta menghasilkan generasi yang cerdas memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan hak-haknya sebagai anak,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bangka Selatan Gelar Donor Darah

21 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Ngopi Bareng Warga, Polres Bangka Selatan Ajak Jaga Kamtibmas

21 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Pemkab Bangka Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah Tekan Inflasi

21 Oktober 2026 - 11:38 WIB

PDI Perjuangan Basel bersama Rudi Center Salurkan 5 Ton Beras dan Gelar Operasi Katarak Gratis

9 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Owner Cozy Mart Toboali Bagikan Air Bersih Kepada Masyarakat di Sukadamai Terdampak Kemarau

17 September 2026 - 17:02 WIB

Kabel Menjuntai Ganggu Pengguna Jalan, Diskominfo Basel Minta Provider Segera Lakukan Penataan

10 September 2026 - 10:36 WIB

Trending di Bangka Selatan