BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Panen bersama program Mandiri Benih Gakpotan Dungun Raya Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar diharapkan mampu meningkatkan produksi petani dan mewujudkan swasembada pangan di daerah tersebutm
Kegiatan panen bersama tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bangka Selatan, Kepala Dinas Pertanian Bangka Selatan, Dandim 0432/Bangka Selatan dan tamu undangan lainnya, Rabu 7 Januari 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, bahwa kegiatan mandiri benih merupakan kegiatan untuk menyiapkan benih-benih yang akan digunakan oleh petani di Bangka Selatan, khususnya di Desa Batu Betumpang.
“Benih-benih ini sudah kita siapkan untuk 10 hektar sawah bagi persawahan di Desa Batu Betumpang, dan saat ini baru panen 2 Hektar dan sisanya akan panen diakhir Januari nanti,” katanya
Risvandika mengatakan, dengan ketersedian benih seluas 10 Hektar diharapkan para petani di Desa Batu Betumpang bisa menggunakan benih untuk di lokasi tersendiri sehingga sertifikasi lokasi dan keunggulan tanam benihnya terhadap varietas lokasi di sini bisa menjadi budidaya untuk meningkatkan produktifitas padi di Desa Batu Betumpang.
“Kami berharap kepada para petani agar pemeliharaan dan perawatan dilakukan dengan optimal sesuai dengan prosedurnya, agar dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat di Bangka Selatan, khususnya di Desa Batu Betumpang,” harapnya.
Kemudian, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Bangka Selatan, Zamronie mengatakan, panen perdana di tahun 2026 di kawasan Persawahan Ulim Mandiri Desa Batu Betumpang untuk mendukung swasembada pangan di Wilayah Kabupaten Bangka Selatan.
“Hari ini kita melakukan panen bersama dan panen ini akan dilanjutkan di wilayah persawahan lainnya. dibulan ini akan diperkirakan dilaksanakan panen raya di Persawahan Desa Batu Betumpang maupun di Desa Rias,” ungkapnya.
Ia juga optimis bahwa hasil produksi panen padi di Bangka Selatan akan meningkat di tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini karena sudah banyak inovasi yang dilakukan oleh para petani.
“Hal ini juga tak terlepas dari bantuan dari para penyuluh, ditambah lagi dibantu dengan sarana-sarana seperti alsintan, dan sarana pengairan yang dilaksanakan oleh pihak terkait dan ini akan menjadi dukungan yang luar biasa untuk meningkatkan swasembada pangan di Bangka Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa pihaknya melalui penyuluh dan dinas terkait yang bekerja sama dengan dinas pertanian provinsi termasuk juga dibantu dengan TNI yang berada di desa untuk melakukan bimbingan terus menerus kepada para petani.
“Bimbingan ini diberikan supaya petani dapat memperluas area persawahan dan meningkatkan hasil produksinya baik secara mutu produksi maupun kuantitas produksinya dan hal ini akan menjadi penompang swasembada pangan yang ada di Wilayah Kabupaten Bangka Selatan,” pungkasnya.
Jurnalis: Arul || Editor: Dyan









