BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Unit Pelaksana Teknis(UPT) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Toboali mencatat realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan (BBNK) di Bangka Selatan tahun 2025 melampaui target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Hingga akhir tahun 2025, total penerimaan keseluruhannya tercatat sebesar Rp. 29.119.623.867,- dengan target yang ditetapkan sebesar Rp. 28.977.378.000,- atau mencapai 100,49 Persen yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Target penerimaan disektor BBNKB Rp. 11.319.449.200,- dan realisasi penerimaannya sebesar Rp. 11.883.484.400 atau setara 104,98 persen. Sementara itu realisasi penerimaan denda BBNKB sebesar Rp. 1.195.600,- hal ini tergolong rendah karena target realisasi sebesar Rp. 20.285.400,- atau hanya mencapai 5,89 persen.
Kemudian, realisasi penerimaan PKB sebesar Rp. 16.793.194.867,- dan ini melampui targetnya sebesar 16.182.717.100,- atau setara 103,7 Persen. Sementara penerimaan denda PKB sebesar Rp. 441.749.000,- dari target Rp. 1.454.926.300,- atau baru mencapai 30,36 Persen.
Dari hasil pencapaian tersebut, hal ini menandakan bahwa kinerja positif dan stabil dalam pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dan bermobil. Hal ini jika dibandingkan dengan tahun 2024 kinerja penerimaan pajak masih berada dilevel yang tinggi. Pada tahun 2024 lalu, target penerimaan ditetapkan sebesar Rp. 38.343.152.400,- dengan realisasi mencapai Rp. 40.256.876.217,- atau 104,99 persen.
Kasi Penetapan, Pembukuan dan Pelaporan, Firmansyah mengatakan, bahwa kinerja ini tak terlepas dari inovasi yang telah dikembangkan oleh Samsat guna mempermudah masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajaknya.
“Adapun inovasi yang kami lakukan diantaranya adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dibuka pada hari Selasa dan Kamis Pukul 08.00 WIB-11. 30 WIB, layanan samsat setempoh dan samsat keliling guna menjangkau daerah-daerah yang jauh dari Kota Toboali,” jelasnya, Rabu 14 Januari 2026.
Selain itu, Kata dia, samsat juga membuka layanan pajak pada malam hari pada saat malam selasa, Kamis dan Sabtu pada pukul 19:30 WIB sampai denga selesai. Hal ini bertujuan untuk masyarakat yang tidak sempat membayar karena kendala pekerjaan tetap bisa mengurus kewajiban pajaknya.
“Dengan inovasi-inovasi yang telah dilakukan kami optimis realisasi penerimaan PKB dan BBNKB akan terus meningkat dan memberikan kontribusi untuk pendapatan asli daerah,” pungkasnya.
Jurnalis: Arul || Editor: Dyan









