BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Polres Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 di kawasan wisata sejarah Benteng Toboali, Selasa 1 Juli 2025.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 wib tersebut turut di hadiri oleh Bupati Kab. Basel, Wakil Bupati Kab. Basel, Ketua DPRD Kab. Basel, Plt. Kajari Basel, Dandim 0432 Basel, Korwil Binda Kab. Basel dan juga Danposmat TNI AL Toboali.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto dalam amanatnya mengajak hadirin yang hadir untuk merenungkan sejenak tentang salah satu warisan sejarah yang berharga di Bangka Selatan, yaitu Benteng Toboali.
Ia juga menerangkan silsilah sejarah bangunan berdirinya Benteng Toboali hingga masih terawat dan terjaga hingga saat ini.
“Benteng Toboali dibangun oleh Belanda pada tahun 1825 diatas sebuah bukit kecil yang berketinggian 18 M dari permukaan laut dengan Kota Toboali disebelah utara dan laut Jawa disebelah selatan,” kata Agus.
“Benteng ini juga sempat digunakan sebagai pos militer oleh Jepang pada masa penjajahan mereka ( 1942-1945 ), yang juga merupakan sebuah monumen yang menyimpan berbagai cerita tentang perjuangan, kekuasaan, dan perubahan zaman,” lanjutnya menambahkan.
Agus menerangkan bahwa pada tahun 1913, Benteng Toboali hanya berfungsi sebagai pertahanan, sementara pusat pemerintahan dan kantor penambangan timah berada di luar Benteng Toboali hingga Indonesia meraih kemerdekaannya pada tahun 1945.
“Pada tahun 1950 bangunan ini dipergunakan untuk Kepolisian Distrik Toboali yang kemudian berganti nama menjadi Kepolisian Sektor Toboali,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus juga mengajak semua untuk menjaga warisan budaya yang tak ternilai harganya, melalui pelestarian Benteng ini, kita tidak hanya menjaga bangunan fisik, tetapi juga nilai-nilai sejarah, semangat perjuangan, dan kearifan lokal yang terkandung didalamnya.
“Benteng ini juga adalah simbol identitas Bangka Selatan yang patut kita jaga dan lestarikan bersama-sama mendukung upaya pelestarian Benteng Toboali Pemerintah Daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya perlu bersinergi untuk merawatnya,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, dirinya mengajak semua yang hadir untuk menjadikan Benteng ini sebagai inspirasi untuk membangun masa depan Bangka Selatan yang lebih baik lagi kedepannya.
Jurnalis: Erik || Editor: Dyan









