BABELTIMES.CO, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah, di Lapangan Bola Merdeka Toboali, Senin 18 Mei 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut berbagai kebutuhan pokok masyarakat disediakan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, bawang, sayur-mayur hingga aneka buah-buahan.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Akil, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Hari ini tersedia sekitar 1,7 ton beras, kemudian ada cabai rawit, cabai merah besar, bawang, minyak goreng, gula, sayur-mayur hingga buah-buahan. Ketersediaan komoditas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap aman serta harga kebutuhan pokok stabil di pasaran. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, Bulog dan seluruh pihak terkait menjadi bagian penting dalam pengendalian inflasi daerah.
Antusiasme masyarakat terhadap Gerakan Pangan Murah juga cukup tinggi. Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan guna menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyediakan beras SPHP sebanyak 350 karung ukuran 5 kilogram atau total 1.750 kilogram yang dijual seharga Rp59.000 per kemasan. Selain itu, tersedia gula pasir seharga Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp19.500 per liter, serta tepung terigu Rp11.000 per kilogram.
Tak hanya itu, sejumlah komoditas hortikultura juga dipasarkan dengan harga terjangkau. Cabai rawit dijual mulai Rp45.000–Rp65.000 per kilogram, cabai besar Rp45.000–Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp28.000–Rp30.000 per kilogram dan bawang merah mulai Rp26.000–Rp45.000 per kilogram.
Gerakan Pangan Murah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi demi kesejahteraan masyarakat. (SA/BT)









